Sabtu, 24 Oktober 2015

MAKALAH PELESTARIAN LINGKUNGAN SEKOLAH





KARYA ILMIAH

UPAYA PELESTARIAN LINGKUNGAN SEKOLAH

D
I
S
U
S
U
N
Oleh :

1.   Tirta Chandrika Kumara Tungga
2.  Yamanul Khaidir
3.   Gilang Ramadhan

XI IPS 1

2013/2014
 Madrasah Aliyah Negeri 2 Pontianak


http://kerinci.kemenag.go.id/wp-content/uploads/2013/06/logo.jpg

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR……………………………………………………………… 3

BAB 1

Pendahuluan………………………………………………………………………… 4

BAB 2

Pembahasan…………………………………………………………………………. 5

BAB 3

Penutup…………………………………………………………………………….... 6

Daftar Pustaka……………………………………………………………………….. 7




























KATA PENGANTAR

            Assalamu,alaikum Wr. Wb.

            Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT atas curahan nikmat dan karunia-Nya. Shalawat dan salam semoga tetap terlimpahkan pada Rasulullah Muhammad SAW beserta keluarga. Amin.

            Karya ilmiah ini dibuat untuk proses pembelajaran, melalui karya ilmiah ini diharapkan kita dapat memberikan inspirasi kepada pembaca. Oleh karenanya setiap insan berkepentingan untuk mengoptimalkan diri meraih hikmah dalam belajar.

            Karya ilmiah ini menyajikan bahan ajar yang memadai sehingga sesame pelajar harus bias berbagi informasi dan pengalaman. Dengan demikian antara pelajar satu dengan yang lain dapat saling melengkapi.

            Semoga terbitnya karya ilmiah memberikan nuansa dan gairah baru terhadap proses pembelajaran bahasa Indonesia di Madrasah Aliyah Negeri 2 Pontianak. Semoga karya ilmiah ini bermanfaar bagi pembaca dan semoga segala ikhtiar kita di ridhoi Allah SWT. Amin.

            Wassalamu’alaikum Wr.Wb.

























BAB I
PENDAHULUAN

1.1  Latar Belakang
Siswa-siswi Madrasah Aliyah Negeri 2 Pontianak akan merasa nyaman berada di lingkungan sekolah yang lingkungannya bersih, bahkan bukan hanya para siswa saja yang merasa nyaman berada di tempat yang bersih, para pengajar pun akan merasakan nyaman dalam memberikan pelajaran kepada anak didiknya.

Namun pada kenyataannya lingkungan Madrasah Aliyah Negeri 2 Pontianak masih jauh dari harapan kebersihan yang maksimal. Untuk itu kami membuat karya ilmiah ini agar dapat membantu meningkatkan kebersihan lingkungan Madrasah Aliyah Negeri 2 Pontianak.

Langkah awal yang harus dilakukan oleh para siswa dan para guru adalah harus membiasakan diri dengan kehidupan sehari-hari yang bersih di lingkungan sekolah. Caranya adalah membuang sampah pada tempatnya.
Adapun cara-cara lain yang lebih menjurus ke kegiatan yang biasa dilakukan sehari-hari oleh para murid yaitu seorang wali kelas membentuk jadwal piket harian agar kebersihan lingkungan Madrasah Aliyah Negeri 2 Pontianak itu sendiri terjaga kebersihannya setiap hari. Dan juga setelah selesai membersihkan ruang kelas ataupun ruangan lainnya harus ada kesadaran didalam diri tiap individu untuk selalu menjaga kebersihan dimanapun berada.
Didalam suatu sekolah ada susunan organisasi para pengajar dan staf-staf lainya, salah satunya adanya Cleaning Service yang pekerjaannya adalah membersihkan seluruh lingkungan sekolah.  Cleaning Service itu sendiri harus sadar akan kebersihan lingkungan sekolah dan itu tanggung jawab pekerjaannya.
Jadi untuk meningkatkan kebersihan di Madrasah Aliyah Negeri 2 Pontianak harus saling menyadari bahwa pentingnya kebersihan lingkungan sekolah untuk kenyamanan kita dalam memberi dan menerima pelajaran agar kita lebih fokus dalam bidangnya masing-masing.

1.2  Permasalahan
1.2.1     Bagaimana cara meningkatkan kebersihan lingkungan Madrasah Aliyah Negeri 2 Pontianak ?
1.2.2     Usaha apa saja yang harus dilakukan dalam meningkatkan kebersihan lingkungan Madrasah Aliyah Negeri 2 Pontianak ?
1.2.3     Untuk apa kita meningkatkan kebersihan lingkungan Madrasah Aliyah Negeri 2 Pontianak ?
1.2.4     Siapa saja yang harus terlibat dalam usaha meningkatkan kebersihan lingkungan Madrasah Aliyah Negeri 2 Pontianak ?

1.3  Tujuan Penulisan
           Penulisan kaya tulis ini bertujuan :
1.3.1     Memenuhi salah satu tugas mata pelajaran.
1.3.2     Mengetahui seberapa besar pengaruh kebersihan terhadap lingkungan Madrasah Aliyah Negeri 2 Pontianak.
1.3.3     Ikut serta dalam upaya mengembangkan penanaman kebersihan pada diri siswa.
1.3.4     Memberikan solusi atau masukan terhadap Madrasah Aliyah Negeri 2 Pontianak tentang kebersihan lingkungan agar tingkat kebersihan sekolah  di Madrasah Aliyah Negeri 2 Pontianak meningkat.

1.4  Metode Penelitian
1.4.1     Pengamatan atau survey terhadap beberapa lingkungan yang ada di Madrasah Aliyah Negeri 2 Pontianak.
1.4.2     Membuat dan menyebarkan pamflet disekitar lingkungan Madrasah Aliyah Negeri 2 Pontianak.


1.5  Manfaat Penelitian
1.5.1     Sebagai sumbangan ide bagi pengelola lingkungan.
1.5.2     Sebagai salah satu alternatif cara meningkatkan kebersihan lingkungan SMPN 15  Bogor.
1.5.3     Sebagai solusi terhadap kebersihan sekolah di Madrasah Aliyah Negeri 2 Pontianak.


1.6  Sistematika Makalah
           Pengolahan data dari hasil pengamatan kebersihan lingkungan sekolah Madrasah Aliyah Negeri 2 Pontianak.  Adapun system penulisan dari Makalah Laporan Penelitian Sosial ini adalah :
•     BAB I, berisi tentang pendahuluan membahas tentang latar belakang, permasalahan, tujuan, manfaat, metode dan sistematika.
•     BAB II, berisi tentang pembahasan.
•     BAB III, berisi tentang kesimpulan dan saran.


BAB II
PEMBAHASAN

                Sekolah merupakan lembaga formal yang berfungsi membantu khususnya orang tua dalam memberikan pengetahuan, keterampilan dan sikap kepada anak didiknya secara lengkap sesuai dengan yang mereka butuhkan. Kebersihan lingkungan merupakan komponen yang mempengaruhi dalam melaksanakan aktifitas belajar mengajar.Kebersihan juga merupakan syarat mutlak untuk menunjang kegiatan belajar mengajar di sekolah.
Pada kenyataannya yang terlihat saat ini di Madrasah Aliyah Negeri 2 Pontianak adalah masih minimnya tingkat kesadaran akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sekolah. Adapun penyebab minimnya kebersihan di Madrasah Aliyah Negeri 2 Pontianak adalah fasilitas alat kebersihan yang kurang memadai disetiap ruang kelas ataupun ruangan lainnya. Serta kurangnya tingkat kesadaran untuk menjaga kebersihan lingkungan sekolah,  seperti membuang sampah sembarangan meskipun telah disediakan tempat khusus untuk membuang sampah.
            Ada beberapa cara yang dapat dilakukan guna meningkatkan kebersihan Madrasah Aliyah Negeri 2 Pontianak yakni dengan cara menegaskan kegiatan piket kepada siswa dan memberi sanksi apabila tidak melaksanakan tugasnya dengan baik; menerapkan peraturan LISA “Lihat Sampah Ambil”; dan melakukan kegiatan gotong royong secara rutin untuk membersihkan lingkungan sekolah Madrasah Aliyah Negeri 2 Pontianak minimal 1 minggu sekali.
            Cara diatas dilakukan agar terciptanya suasana lingkungan yang nyaman dalam proses kegiatan belajar mengajar, karena semua itu tidak akan efektif apabila komponen dari system sekolah tidak berjalan dengan baik. Salah satu dari komponen sekolah adalah kebersihan sekolah. Bukan hanya murid yang merasa nyaman jika lingkungan sekolah terjaga kebersihannya, para guru dan staf-staf lainnya juga ikut merasa nyaman.
            Untuk menciptakan suasana yang nyaman dan tentram dalam proses belajar mengajar seluruh keluarga besar Madrasah Aliyah Negeri 2 Pontianak harus turut andil dalam melaksanakan kegiatan pembersihan lingkungan sekolah dalam rangka “Meningkatkan Kebersihan Lingkungan Madrasah Aliyah Negeri 2 Pontianak”.

BAB III
PENUTUP

3.1   Kesimpulan
     Dari beberapa uraian yang telah dibahas sebelumnya dapat kita simpulkan yaitu seluruh  keluarga besar Madrasah Aliyah Negeri 2 Pontianak harus turut andil dalam meningkatkan kebersihan lingkungan agar terciptanya suasana yang nyaman dalam kegiatan proses belajar mengajar yang dilakukan setiap hari, serta siswa harus selalu menjaga dan melaksanakan tanggung jawab untuk memenuhi komponen kebersihan lingkungan di Madrasah Aliyah Negeri 2 Pontianak.

3.2   Saran
        Dalam rangka meningkatkan kebersihan lingkungan Madrasah Aliyah Negeri 2 Pontianak ada beberapa upaya yang mungkin bisa dilakukan diantaranya :
•        Untuk menumbuhkan konsep diri siswa sehingga siswa dapat menjaga kebersihan lingkungan sekolah, guru disarankan untuk bersikap empatik terhadap lingkungan.
•        Sebaiknya diberlakukan kegiatan membersihkan kelas dan lingkungan sekolah secara rutin setiap sebelum masuk dan pulang sekolah.
•        Memberikan sanksi kepada siapa saja yang tidak mentaati peraturan yang telah dibuat sedemikian rupa.








DAFTAR PUSTAKA


Somad, Adi Abdul, Aminudin, dan Yudi Irawan. 2008. BSE Aktif dan Kreatif Berbahasa      Indonesia untuk Kelas XI Program IPA dan IPS.Jakarta : Depdiknas.





Tidak ada komentar:

Posting Komentar